Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB) yang digelar Jumat (11/5) kemarin menjadi kerja bakti terbesar. Puluhan ribu orang dipastikan terlibat dalam aksi bersih-bersih lingkungan di seluruh wilayah kota pendidikan ini.Tak terkecuali sekolah kita tercinta SMANDA yang sejak pukul 07.00 WIB telah melakukan berbagai macam kegiatan kebersihan.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta para pegawai yang dibagi dalam 10 (sepuluh) kelompok.Setiap kelompok terdiri dari 2 (dua) kelas siswa dan kurang lebih 7 (guru) serta pegawai yang memiliki area kebersihan masing-masing. Mulai dari ruang-ruang kelas, aula, laboratorium, kantor, halaman sekolah, dan taman. Bukan itu saja, namun 4 (empat) kelompok diberi tanggungjawab untuk membersihkan lingkungan di luar sekolah dalam radius 1 km.
Selain bertujuan untuk mensukseskan Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB), kerja bakti masal ini juga bertujuan untuk mendidik siswa untuk peduli lingkungan agar siswa lebih disiplin untuk menjaga kebersihan sekitarnya dengan membuang sampah pada tempatnya.
Diharapkan kegiatan bersih-bersih masal seperti ini dapat dilakukan secara berkala, karena lingkungan yang bersih adalah lingkungan yang sehat.Serta nyaman dalam melakukan Kegiatan Belajar Mengajar. Jika siswa nyaman belajar, maka diharapkan akan dapat meningkatkan prestasi belajar mereka.








JAKARTA-- Demam Bahasa Inggris dalam kegiatan belajar mengajar terus menjalar di berbagai sekolah. Bahkan sekolah negeri pun membakukan bahasa pengantar ini dalam program Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Padahal, menurut pakar bahasa, pembakuan ini melanggar konstitusi.