Home Artikel Persiapan Dini Menghadapi UN
Indonesian (ID)English (United Kingdom)
Persiapan Dini Menghadapi UN
PDF
Cetak
E-mail
Frans Kurniawan   /   Senin, 19 Juli 2010 00:00
Kalender
Seorang pelajar tengah menandai tanggal Ujian Nasional pada April mendatang sebagai persiapannya.

Masa liburan baru aja usai, saatnya untuk back to school dan kembali melakukan aktivitas belajar seperti biasanya. Seusai liburan masih ada aja beberapa siswa yang menambah masa liburanya sendiri dengan alasan belajar masih belum aktif di awal masuk sekolah. Nah, gimana teman kita yang duduk di kelas tiga?

Buat teman kita yang duduk di kelas tiga, mungkin tidaklah sesantai adik kelasnya yang bisa menambah masa libur. Tentunya anak kelas tiga masuk sekolah untuk lebih serius lagi dalam belajar, keseriusan ini disebabkan bagi yang duduk di kelas tiga akan mengahadapi Ujian Nasional (UN) yang direncanakan pada bulan April mendatang.

Sekitar tiga bulan lagi anak kelas tiga akan menghadapai ujian itu, tetapi bukan berarti saatnya untuk meninggalkan pelajaran demi bermain yang nggak bermanfaat. Dalam menghadapi UN mereka harus serius karena ujian tersebut merupakan syarat utama lulus dari sekolah.

Keseriusan menghadapi UN pun sepertinya lebih fokus, sebab mata pelajaran yang akan diuji bertambah dari mata pelajaran sebelumnya. Untuk itu, nggak salah bila anak kelas tiga mulai saat ini lebih serius dalam belajarnya.

Kini udah saatnya untuk mempersiapkan diri dan jangan sampai belajar menggunakan cara SKS (Sistem Kebut Semalam) di mana malam hari belajar dan siangnya ujian. Menurut beberapa pakar psikologi ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dan beberapa tips yang dapat digunakan dalam belajar untuk menghadapi UN di bulan April nanti.

Faktor pertama yang harus diperhatikan adalah mengingat pelajaran dengan cara Asosiasi. Kata-kata yang sulit diasosiasikan dengan sesuatu yang mudah kita ingat. Contoh, pintu dalam bahasa Inggris adalah door jadi ingat aja kalo masuk pintu harus digedor (dipukul pintunya dan berbunyi).

Kedua, kata kunci. Setiap alenia mempunyai beberapa kata. Di antara beberapa kata itu kita harus mengambil kata kunci. Cara yang ketiga, Mmemonika (jembatan keledai) caranya merangkum satu kata yang merangkum kalimat tersebut. Contoh dengan makan badan sehat menjadi DMBS dan cara terakhir adalah dengan mengulang kata.

Faktor yang nggak kalah penting agar berhasil dalam UN adalah disiplin. Seperti memanajemen waktu dengan membuat jadwal yang harus dilakukan agar target yang diinginkan menjadi jelas. Misalnya usai pulang sekolah les tambahan tapi ingat yang namanya istirahat.

Dalam belajar juga perlu istirahat jangan sampai karena ingin belajar terus dalam menghadapi UN, lupa istirahat. Istirahat penting soalnya kalo dipaksa terus belajarnya sementara badan udah lelah yang ada malah kamu buang waktu. Sebab seorang yang sedang lelah dalam menyerap pelajaran tidaklah sempurna dibanding dengan kondisi badan yang sedang bugar.

Jangan paksakan diri dalam belajar, ntar malah nggak mendapat apa yang diinginkan. Semoga beberapa tips di atas dapat membantu ujian teman-teman. Good luck guys!
LAST_UPDATED2
Copyright (c) 2010 SMA Negeri 2 Malang
Jl. Laks. Martadinata 84 Malang