Selama berlangsungnya lomba, dalam pengamatan yang kami lakukan, tidak ada satu-pun tim yang menggunakan alat musik modern. Dikarenakan mereka sangat menghayati tema takbir dan tujuan lomba saat itu, yaitu rasa tradisional serta kekompakan yang ada. Acara berjalan baik, meski ada sedikit permasalahan, kurangnya waktu latihan menjadi faktor beberapa dari mereka, sehingga tampil apa adanya, serta menggunakan alat musik sederhana. Walau begitu, peserta lomba sangat antusias dan terlihat bersemangat saat tampil. “Apapun yang terjadi. Yang pasti, berusaha untuk menampilkan yang terbaik” ungkap salah satu peserta dari kelas X.
Keluhan peserta lomba takbir dari pelaksanaan lomba adalah biaya konstribusi pendaftaran yang sedikit memberatkan mereka dan adanya keterlambatan waktu sehingga para peserta menjadi bosan menunggu. Beda pula dengan sang ketua panitia kesan untuk lomba kali ini kurang ramai dan meriah dikarenakan faktor cuaca dan juga jam pelaksanaan lomba takbir kali ini, diadakan sore hari setelah pulang sekolah.
Harapan peserta lomba, mereka dapat meningkatkan kekompakan antar warga SMA Negeri 2 Malang, dengan cara ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut. Serta penilaian objektif yang diambil juri dalam menentukan siapa yang terbaik.
Sekian dari artikel kami. Jangan lupa, Semangat terus untuk BDI SMAN 2 Malang. Semoga acara – acara berikutnya bisa lebih meriah lagi, Cayoo!! (JURNALISTIK)






