Home Jagad Berita MENGGUGAT LULUSAN SMK
Indonesian (ID)English (United Kingdom)
MENGGUGAT LULUSAN SMK
PDF
Print
E-mail
Drs. Saleh   /   Tuesday, 15 February 2011 16:55
There are no translations available.

Opininya ini ia dasarkan dari pembicaraan dengan Dinas Tenaga Kerja kota Bekasi dan perusahaan yang mendaftar ke Career Expo UI. "Justru menurut mereka bukan persoalan akademik, akan tetapi justru ke arah soft skill," paparnya.

Menurutnya perusahaan banyak mengeluh, kalau yang mendaftar tak mampu berpresentasi atau tak bisa bekerja dalam tim. "Atau saat diwawancara sikapnya tidak sopan dan tinggi hati," ungkapnya.

Pihak perusahaan banyak mengatakan kurangnya kemampuan berpresentasi, tak bisa bekerja dalam tim dan sikap yang tak sopan banyak ditemui dari lulusan SMK dan SMA. Kamis kemarin, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar ketika mengunjungi bursa kerja di Universitas Indonesia pekan lalu menyatakan perguruan tinggi harus bertanggung jawab dengan munculnya pengangguran terdidik ini.

Ia berharap, hubungan antara perguruan tinggi dengan dunia industri harus lebih kuat. "Perguruan tinggi harus
membuat career development," jelas dia.

Muhaimin mengakui, salah satu sebab tingginya penangguran dari lulusan perguruan tinggi itu adalah kualifikasi dan kompetensi lulusan perguruan tinggi. Melalui kerjasama yang kuat dengan dunia usaha, diharapkan perguruan tinggi bisa mendapatkan masukan kualifikasi lulusan yang dibutuhkan oleh dunia kerja.

Di pihak lain, dunia industri juga dihimbau tidak menolak jika diminta untuk menjadi tempat magang para mahasiswa. "Antara perguruan tinggi dengan dunia industri harus saling mendukung," pungkas dia.

Red: Djibril Muhammad
Rep: Ichsan Emrald Alamsy
Last Updated on Tuesday, 15 February 2011 17:17
Copyright (c) 2010 SMA Negeri 2 Malang
Jl. Laks. Martadinata 84 Malang